1. Frekuensi Penerbitan

JSPD: Jurnal Sekorong Pendidikan Dasar menerbitkan artikel ilmiah dalam bidang pendidikan dasar, meliputi praktik pembelajaran, pengembangan kurikulum, bahan ajar, inovasi pembelajaran, kebijakan pendidikan, serta berbagai topik lain yang relevan dengan pengembangan pendidikan dasar.

Jurnal diterbitkan tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Setiap edisi diupayakan memuat artikel ilmiah berkualitas yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan, penelitian, dan praktik pendidikan dasar.

Informasi mengenai jadwal penerbitan dan setiap edisi diumumkan secara resmi melalui situs web jurnal.

2. Model Akses Terbuka (Open Access Model)

JSPD menerapkan model akses terbuka (open access) dengan menyediakan akses langsung terhadap artikel yang telah diterbitkan. Kebijakan ini didasarkan pada prinsip bahwa ketersediaan hasil penelitian secara bebas bagi masyarakat dapat memperluas pertukaran pengetahuan dan meningkatkan pemanfaatan hasil penelitian.

Seluruh artikel yang diterbitkan dapat diakses dan dibaca secara daring tanpa kewajiban berlangganan atau membayar biaya akses, dengan tetap memperhatikan ketentuan hak cipta dan lisensi yang berlaku.

Ketentuan mengenai lisensi akses terbuka dicantumkan secara jelas pada situs web jurnal dan setiap artikel yang diterbitkan. JSPD menetapkan dan mengumumkan jenis lisensi Creative Commons yang digunakan serta memastikan kesesuaiannya dengan kebijakan hak cipta jurnal.

3. Hak Cipta dan Lisensi (Copyright and Licensing)

Penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiah yang diterbitkan di JSPD, sesuai dengan perjanjian publikasi yang berlaku. Penulis memberikan hak kepada jurnal untuk menerbitkan, mendistribusikan, dan menyebarluaskan artikelnya berdasarkan ketentuan perjanjian publikasi dan lisensi yang ditetapkan.

Penggunaan, penggandaan, distribusi, dan adaptasi artikel yang telah diterbitkan mengikuti ketentuan lisensi yang dicantumkan oleh jurnal. Setiap pihak yang menggunakan kembali materi artikel wajib memberikan atribusi atau pengakuan yang sesuai kepada penulis asli serta mematuhi ketentuan lisensi yang berlaku.

Informasi mengenai hak cipta, hak publikasi, dan lisensi penggunaan kembali artikel disampaikan secara jelas melalui laman jurnal dan pada setiap artikel yang diterbitkan.

4. Tanggung Jawab Penulis (Author Responsibilities)

Penulis yang mengirimkan naskah ke JSPD wajib memenuhi ketentuan berikut:

  1. Memastikan bahwa naskah merupakan karya asli, belum pernah diterbitkan, dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh jurnal lain pada waktu yang bersamaan.

  2. Mematuhi standar etika penelitian dan publikasi, termasuk penggunaan sitasi yang tepat, kejelasan kontribusi setiap penulis, serta pengungkapan konflik kepentingan yang relevan.

  3. Menjamin keakuratan dan integritas data penelitian, hasil penelitian, analisis, serta referensi yang digunakan.

  4. Mengikuti pedoman penulisan, templat naskah, dan prosedur pengiriman naskah yang ditetapkan oleh jurnal.

  5. Memperoleh izin yang diperlukan untuk menggunakan atau mereproduksi materi berhak cipta milik pihak lain dalam naskah.

  6. Mengungkapkan sumber pendanaan penelitian dan penggunaan perangkat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sesuai dengan kebijakan jurnal.

  7. Menyetujui ketentuan publikasi serta mematuhi ketentuan hak cipta dan lisensi yang berlaku di JSPD.

Penulis bertanggung jawab penuh atas isi naskah yang dikirimkan, termasuk keaslian karya, ketepatan data, keabsahan sumber, dan kepatuhan terhadap etika penelitian serta publikasi ilmiah.

5. Pemeriksaan Plagiarisme dan Kemiripan Naskah (Plagiarism and Similarity Screening)

JSPD berkomitmen menjaga integritas akademik serta mencegah plagiarisme dan penggunaan ulang karya ilmiah secara tidak semestinya. Setiap naskah yang masuk dapat diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan sebelum diteruskan ke tahap penelaahan sejawat (peer review).

Tim editor mengevaluasi laporan kemiripan secara cermat dengan mempertimbangkan kutipan yang telah dicantumkan secara benar, daftar pustaka, istilah umum, serta bentuk kemiripan teks lain yang dapat dibenarkan secara akademik. Persentase kemiripan semata tidak menjadi satu-satunya dasar untuk menentukan terjadinya plagiarisme.

Naskah yang terbukti mengandung plagiarisme, penggunaan ulang teks yang tidak semestinya, atau bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki, ditolak, atau ditangani sesuai dengan prosedur etika publikasi jurnal.

Plagiarisme mencakup, tetapi tidak terbatas pada, bentuk-bentuk berikut:

  1. Plagiarisme langsung (direct plagiarism): Mengambil atau mereproduksi kata-kata maupun karya orang lain tanpa mencantumkan kutipan, pengakuan, atau sitasi yang semestinya.

  2. Plagiarisme substansial (substantial plagiarism): Mengambil bagian penting dari karya orang lain tanpa atribusi yang tepat, baik berdasarkan jumlah teks yang digunakan maupun signifikansi intelektualnya.

  3. Parafrasa yang tidak tepat (improper paraphrasing): Menyajikan gagasan, argumen, atau temuan orang lain dengan susunan kata yang berbeda tanpa mengakui sumber aslinya.

  4. Plagiarisme terhadap karya sendiri (self-plagiarism): Menggunakan kembali bagian substansial dari karya yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa sitasi atau pengungkapan yang tepat, apabila penggunaan ulang tersebut bertentangan dengan etika publikasi atau kebijakan jurnal.

Dewan editor menetapkan tindakan yang sesuai berdasarkan sifat, tingkat keseriusan, dan bukti pelanggaran yang ditemukan, dengan mengacu pada standar editorial dan etika publikasi yang berlaku.

6. Akses terhadap Artikel yang Telah Diterbitkan (Access to Published Articles)

Pembaca dapat mengakses artikel yang diterbitkan melalui situs web resmi JSPD tanpa persyaratan berlangganan, sesuai dengan kebijakan akses terbuka dan ketentuan lisensi jurnal.

JSPD mendukung penyebarluasan pengetahuan ilmiah kepada peneliti, dosen, guru, mahasiswa, praktisi pendidikan, pembuat kebijakan, serta masyarakat luas. Penyediaan akses terbuka diharapkan dapat memperluas pemanfaatan hasil penelitian, mendorong pertukaran gagasan, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta pengembangan pendidikan dasar.

Penggunaan kembali, penggandaan, distribusi, atau adaptasi artikel tetap harus mengikuti ketentuan hak cipta dan lisensi yang tercantum pada artikel terkait.